Tim KLH RI Tinjau TPA Bagan Batu, Rohil Bersiap Raih Adipura

Tim Kementerian Lingkungan Hidup RI meninjau TPA Bagan Batu didampingi DLH Rokan Hilir guna mengevaluasi pengelolaan sampah dan mendorong kesiapan daerah menuju penghargaan Adipura.

Tim KLH RI Tinjau TPA Bagan Batu, Rohil Bersiap Raih Adipura
Didampingi Kadis DLH Suwandi, Tim Kementerian Lingkungan Hidup RI Tinjau TPA Bagan Batu, Dorong Kesiapan Rokan Hilir Menuju Adipura

ROKAN HILIR, TOPIKPUBLIK.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Tim dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia melakukan peninjauan langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bagan Batu, yang terletak di perbatasan Provinsi Riau dan Sumatera Utara, tepatnya di Desa Bagan Manunggal, Kecamatan Bagan Sinembah, Kamis (27/11/2025).

Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dari proses evaluasi dan pembinaan pengelolaan sampah sekaligus langkah strategis dalam persiapan Kabupaten Rokan Hilir menuju penilaian penghargaan Adipura, ajang bergengsi nasional di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan.

Rombongan Tim KLH RI didampingi langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir, Suwandi, S.Sos, bersama para kepala bidang terkait, serta Kepala UPT Pengelolaan Sampah TPA Bagan Batu, Salisul. Peninjauan dilakukan menyeluruh, mulai dari sistem pengelolaan sampah, sarana prasarana, hingga tata kelola operasional TPA.

Kepala DLH Rokan Hilir, Suwandi, menjelaskan bahwa kunjungan Tim KLH RI ini merupakan bagian dari verifikasi kesiapan daerah dalam meraih kembali Piala Adipura, sekaligus upaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan di seluruh wilayah Rokan Hilir.

“Kunjungan Tim Kementerian Lingkungan Hidup ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan daerah dalam rangka meraih penghargaan Adipura. Saat ini, baru Bagan Siapiapi sebagai ibu kota Kabupaten Rokan Hilir yang telah berhasil memperoleh Adipura. Ke depan, target kita bukan hanya satu wilayah, melainkan seluruh kawasan di Kabupaten Rokan Hilir,” ujar Suwandi.

Ia mengungkapkan, dari hasil peninjauan tersebut, pemerintah daerah menerima sejumlah masukan teknis dan rekomendasi penting, khususnya terkait standar nasional pengelolaan sampah dan pengelolaan TPA yang ramah lingkungan, berkelanjutan, serta memenuhi kriteria penilaian Adipura.

Menurut Suwandi, TPA Bagan Siapiapi saat ini dinilai telah memenuhi sebagian besar indikator yang ditetapkan. Namun demikian, TPA Bagan Batu masih memerlukan pembenahan dan penyempurnaan, baik dari sisi infrastruktur, sistem pengolahan, maupun manajemen pengelolaan sampah.

“Masukan dari Tim KLH ini akan menjadi fokus utama kami ke depan. Pembenahan TPA Bagan Batu akan terus dilakukan secara bertahap agar sesuai dengan standar nasional dan mendukung pencapaian Adipura,” tambahnya.

Lebih lanjut, Suwandi menegaskan bahwa keberhasilan meraih Adipura tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah semata, melainkan membutuhkan peran aktif dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dari sumbernya, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Kami berharap masyarakat, khususnya di Kecamatan Bagan Sinembah dan sekitarnya, dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama agar Bagan Batu mampu bersaing dan berprestasi dalam penilaian Adipura,” katanya.

Selain meninjau TPA Bagan Batu, rombongan Tim KLH RI juga melanjutkan kunjungan ke lokasi pengelolaan sampah plastik milik pengusaha lokal di Jalan Baru, Bagan Batu. Kunjungan ini menjadi bagian dari penilaian upaya pengurangan sampah melalui peran sektor swasta dan ekonomi sirkular.

Dalam peninjauan tersebut terungkap bahwa volume sampah plastik yang masih layak diolah mencapai ratusan ton setiap bulannya. Pemilik usaha pengelolaan sampah plastik, Aan, menjelaskan bahwa bahan baku plastik diperoleh dari para pengepul yang tersebar di wilayah Bagan Batu, Ujung Tanjung, hingga Bagan Siapiapi.

“Sampah plastik yang masuk kami pilah terlebih dahulu berdasarkan jenis dan warna. Setelah itu dijemur hingga kering, dikemas ke dalam karung, dan selanjutnya dikirim ke Medan untuk diolah menjadi biji plastik,” jelas Aan.

Upaya tersebut dinilai sangat strategis dalam mengurangi volume sampah plastik yang masuk ke TPA, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Atas kontribusi nyata tersebut, Kepala DLH Kabupaten Rokan Hilir bersama Tim KLH RI memberikan apresiasi kepada pengusaha lokal yang dinilai telah berperan aktif dalam mendukung program pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Kecamatan Bagan Sinembah.

“Ini adalah bentuk kontribusi nyata yang sangat membantu pemerintah daerah dalam menekan volume sampah plastik. Peran dunia usaha seperti ini sangat kami apresiasi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya,” tutup Suwandi.


Reporter: Panca Sitepu
Editor: Thab411