Pemprov Riau Beri Hadiah Umrah untuk Tiga Guru Berprestasi

Pemprov Riau memberikan hadiah umrah kepada tiga guru berprestasi pada peringatan Hari Guru Nasional 2025 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, terutama yang mengabdi di wilayah 3T. Penghargaan ini diharapkan memotivasi seluruh tenaga pendidik di Riau untuk terus berinovasi dan mengabdi dengan penuh keikhlasan.

Pemprov Riau Beri Hadiah Umrah untuk Tiga Guru Berprestasi
Tiga Guru Berprestasi Terima Hadiah Umrah dari Pemprov Riau, Apresiasi pada Hari Guru Nasional 2025

PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM — Pemerintah Provinsi Riau kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan penghargaan istimewa kepada tiga guru berprestasi yang dinilai telah menunjukkan dedikasi luar biasa, terutama bagi mereka yang mengabdi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Guru Nasional 2025, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendidik di Bumi Lancang Kuning.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa profesi guru merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter. Menurutnya, apresiasi ini tidak hanya sebagai bentuk penghargaan individu, tetapi juga motivasi bagi seluruh tenaga pendidik di Riau.

“Hari ini kita merayakan Hari Guru. Guru hebat adalah mereka yang mengajar dengan hati nurani, mampu berinovasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Semoga seluruh guru di Riau terus menjaga semangat dan dedikasi,” ujar SF Hariyanto saat menjadi pembina upacara pada Peringatan Hari Guru Nasional di halaman Kantor Gubernur Riau, Selasa (25/11).

Sebagai wujud penghargaan nyata, Pemprov Riau memberikan hadiah umrah gratis kepada tiga guru teladan yang terpilih melalui proses seleksi ketat. Ketiganya adalah:

  • Zularpan, Guru SMPN 5 Rokan Hilir

  • Irma Shinta, Guru SMAN 14 Pekanbaru

  • Eva Susanti, Guru SLB Kota Pekanbaru

Pemberian hadiah ini menjadi simbol apresiasi bahwa dedikasi guru, baik yang bertugas di kota maupun daerah terpencil, memiliki nilai yang sama pentingnya dalam membangun peradaban bangsa.

Salah satu penerima penghargaan, Eva Susanti, tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya. Ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus mengapresiasi perhatian Pemprov Riau terhadap tenaga pendidik, khususnya guru pada sekolah luar biasa yang selama ini berjuang memberikan pendidikan inklusif.

“Saya sangat bahagia dan terharu. Penghargaan ini bentuk nyata bahwa perjuangan guru tidak pernah sia-sia. Semoga ke depan seluruh guru semakin semangat dalam menjalankan amanah mendidik,” ungkap Eva.

Senada dengan itu, Zularpan juga menyampaikan rasa bangganya. Ia berharap penghargaan ini menjadi pemantik bagi rekan-rekan guru di seluruh Riau agar terus mengabdi dengan sepenuh hati.

“Kami ingin anak-anak didik menjadi generasi berakhlak mulia dan berkarakter. Semoga semua guru senantiasa diberikan semangat dan kesehatan untuk terus mengabdi,” ujarnya penuh haru.

Pemerhati pendidikan di Riau menilai, kebijakan memberikan hadiah umrah bagi guru berprestasi adalah langkah positif yang menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap peningkatan mutu pendidikan. Penghargaan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk dukungan moral bagi para pahlawan tanpa tanda jasa.

Dengan penghargaan ini, Pemprov Riau berharap tercipta lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas, inovatif, dan humanis, demi menghadirkan generasi masa depan yang unggul dan mampu bersaing di era digital.