Mantan Sopir Ambulans Dibekuk Polisi Bawa 80 Kg Sabu di Rohil

Mantan sopir ambulans RSUD dr. Pratomo ditangkap polisi di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, saat membawa 80 kilogram sabu siap edar dalam pengungkapan narkotika terbesar di wilayah tersebut.

Mantan Sopir Ambulans Dibekuk Polisi Bawa 80 Kg Sabu di Rohil
Mantan Sopir Ambulans RSUD dr. Pratomo Dibekuk Polisi, Angkut 80 Kg Sabu di Bagansiapiapi

TOPIKPUBLIK.COM – BAGANSIAPIAPI, 29 November 2025 — Pengungkapan kasus peredaran narkotika terbesar di Kabupaten Rokan Hilir kembali mengguncang opini publik. Seorang pria berinisial TJ, yang diketahui merupakan mantan sopir ambulans RSUD dr. Pratomo, berhasil dibekuk aparat kepolisian setelah kedapatan membawa 80 kilogram narkotika jenis sabu-sabu siap edar.

Penangkapan spektakuler tersebut terjadi pada Sabtu pagi di kawasan Jalan Pesisir Batu 6, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Lokasi penangkapan yang berada di jalur strategis pesisir ini diduga kerap dimanfaatkan sebagai lintasan distribusi barang terlarang.

Berdasarkan dokumentasi yang beredar luas, TJ terlihat duduk di atas aspal dengan kedua tangan terborgol, dikelilingi sejumlah aparat kepolisian bersenjata lengkap. Tak jauh dari posisi tersangka, tampak puluhan paket hitam yang disusun rapi dalam kotak karton, diduga kuat berisi sabu-sabu dengan total berat mencapai 80 kilogram.

Sumber terpercaya di lapangan mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bukan hasil penangkapan spontan, melainkan buah dari penyelidikan panjang dan operasi senyap yang dilakukan aparat kepolisian. TJ disebut telah masuk dalam radar pengawasan setelah pergerakannya dinilai mencurigakan dan diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran narkotika skala besar.

“Pelaku sudah lama dipantau. Aparat melakukan pembuntutan secara intensif sebelum akhirnya melakukan penyergapan di lokasi,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.

Dari hasil pemeriksaan awal, puluhan kilogram sabu tersebut ditemukan tersimpan rapi di dalam kendaraan yang digunakan TJ. Modus penyamaran dan latar belakang pelaku sebagai mantan sopir ambulans menjadi perhatian serius aparat, karena dinilai berpotensi dimanfaatkan untuk mengelabui petugas serta memperlancar distribusi narkotika lintas wilayah.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami asal-usul sabu-sabu tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan jaringan narkotika internasional maupun sindikat lintas provinsi. Aparat menduga TJ tidak bekerja sendiri dan hanya berperan sebagai kurir dalam mata rantai peredaran narkoba berskala besar.

TJ saat ini telah resmi diamankan di Mapolres Rokan Hilir untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan kasus. Dengan jumlah barang bukti yang mencapai puluhan kilogram, pengungkapan ini disebut-sebut sebagai salah satu kasus narkotika terbesar sepanjang sejarah penegakan hukum di Rokan Hilir.

Dampak dari peredaran narkotika sebesar ini dinilai sangat berbahaya, mengingat puluhan kilogram sabu berpotensi merusak ratusan ribu generasi muda jika berhasil beredar di masyarakat. Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras terhadap ancaman nyata peredaran narkoba yang terus mengintai wilayah pesisir Riau.

Sampai berita ini diturunkan, Polres Rokan Hilir belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap penangkapan, pasal yang akan dikenakan, maupun perkembangan pengungkapan jaringan narkotika yang diduga melibatkan tersangka TJ.


Reporter: Panca Sitepu
Editor: Thab411