Gusmal Dt. Rajo Lelo Wafat, Putra Terbaik Solok Berpulang
Mantan Bupati Solok dua periode, Gusmal Dt. Rajo Lelo meninggal dunia di RSUD M. Natsir Kota Solok. Berikut profil, perjalanan karier, dan jejak pengabdiannya untuk Kabupaten Solok.
SOLOK – TOPIKPUBLIK.COM – Kabupaten Solok diselimuti duka mendalam atas wafatnya salah satu putra terbaik daerah, mantan Bupati Solok dua periode, Gusmal Dt. Rajo Lelo. Tokoh birokrat senior dan figur pemerintahan yang dikenal berdedikasi ini mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 8 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB di RSUD M. Natsir, Kota Solok.
Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Gusmal dikabarkan sempat pingsan di kediamannya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun otoritas medis terkait penyebab pasti wafatnya almarhum. Namun, informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat yang juga merupakan kerabat satu suku menyebutkan bahwa almarhum tengah menjalani masa pemulihan pascaoperasi penanganan penyakit saraf terjepit yang dilakukan sekitar satu bulan lalu.
Saat ini, jenazah almarhum telah disemayamkan di rumah duka untuk prosesi penghormatan terakhir oleh keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, serta warga yang ingin memberikan penghormatan. Setelah seluruh rangkaian penyelenggaraan jenazah selesai, Gusmal Dt. Rajo Lelo direncanakan akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.
Profil Singkat dan Jejak Pengabdian Panjang di Pemerintahan
Gusmal Dt. Rajo Lelo lahir pada 22 Januari 1954. Ia wafat sebelum genap berusia 72 tahun, meninggalkan seorang istri dan seorang anak laki-laki. Sepanjang hidupnya, Gusmal dikenal sebagai birokrat tulen dengan rekam jejak panjang, disiplin, dan konsisten mengabdi pada pembangunan daerah.
Karier pengabdian Gusmal di dunia pemerintahan dimulai sejak akhir 1980-an. Pada 1988, ia mengawali jabatan struktural sebagai Kepala Seksi Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Solok. Dedikasi dan kompetensinya membuatnya dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, antara lain:
-
1990: Penjabat Kepala Bidang Fisik dan Pemasaran
-
1993: Penjabat Kepala Bagian Penyusunan
-
1997: Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Solok
-
2000: Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Solok
-
2001: Pelaksana Tugas Kepala Bappeda, kemudian ditetapkan sebagai Kepala Bappeda definitif
-
2003: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Daerah (BKPD) Kabupaten Solok
-
2004: Sekretaris Daerah Kabupaten Solok
Puncak pengabdian Gusmal di pemerintahan daerah tercatat saat ia dipercaya masyarakat sebagai Bupati Solok selama dua periode, yakni periode 2005–2010 dan kembali memimpin pada periode 2016–2019. Dalam kepemimpinannya, Gusmal dikenal sebagai figur birokrat teknokrat dengan pendekatan perencanaan pembangunan yang sistematis, serta komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan daerah.
Duka Mendalam dan Warisan Kepemimpinan
Kepergian Gusmal Dt. Rajo Lelo meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat Kabupaten Solok. Bagi banyak kalangan, Gusmal bukan hanya seorang kepala daerah, tetapi juga tokoh pemerintahan yang membentuk fondasi birokrasi modern di Solok melalui penguatan perencanaan pembangunan, manajemen aparatur, serta pengembangan desa.
Sejumlah tokoh masyarakat dan mantan pejabat daerah mengenang almarhum sebagai sosok yang tegas, visioner, dan konsisten menjaga integritas pemerintahan. Warisan kepemimpinan dan pengabdian panjang Gusmal Dt. Rajo Lelo diharapkan tetap menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun Kabupaten Solok yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Wartawan: SAM





Samsudin


















