Satgas Yonif 763/SBA Bersihkan Gereja di Perbatasan Papua Barat Daya

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Suswa gelar kerja bakti bersih gereja bersama warga di Kampung Suswa, memperkuat kebersamaan dan kepedulian lingkungan di perbatasan Papua Barat Daya.

Satgas Yonif 763/SBA Bersihkan Gereja di Perbatasan Papua Barat Daya
Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Suswa Gelar Kerja Bakti Bersih-Bersih Gereja, Perkuat Kebersamaan TNI dan Masyarakat Perbatasan Papua Barat Daya

SUSWA – TOPIKPUBLIK.COM – Dalam upaya memperkuat hubungan sosial sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Suswa melaksanakan kegiatan kerja bakti bersih-bersih gereja bersama para pemuda dan pemudi Kampung Suswa, Distrik Mare, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan sosial kemasyarakatan ini menjadi bagian dari program pembinaan teritorial (Binter) yang secara konsisten dijalankan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini. Tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, kehadiran TNI juga diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menjaga kebersihan tempat ibadah.

Dalam pelaksanaannya, personel Pos Suswa bersama masyarakat setempat melakukan pembersihan menyeluruh, mulai dari bagian dalam gereja, halaman, hingga penataan fasilitas pendukung lainnya. Lingkungan sekitar gereja yang sebelumnya kurang tertata kini tampak lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk digunakan sebagai sarana ibadah.

Sejak pagi hari, suasana penuh semangat dan kebersamaan sudah terasa. Para pemuda dan pemudi Kampung Suswa tampak antusias bergotong royong bersama personel TNI. Canda tawa dan interaksi hangat mewarnai kegiatan tersebut, mencerminkan hubungan harmonis yang terus terjalin antara aparat keamanan dan masyarakat.

Komandan Pos (Danpos) Suswa, Letda Inf Dadang S.W.A., menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana membangun nilai kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat perbatasan.

“Melalui kegiatan kerja bakti ini, kami ingin menanamkan semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tempat ibadah. Selain itu, ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi indikator positif dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan serta mempererat persatuan di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan tersendiri.

Apresiasi dan rasa terima kasih disampaikan oleh masyarakat Kampung Suswa atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA. Menurut mereka, kehadiran TNI tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa dampak sosial yang nyata bagi kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian bapak-bapak TNI. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami dan membuat hubungan kami semakin dekat,” ujar salah satu warga.

Masyarakat berharap kegiatan kerja bakti dan program sosial lainnya dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat perbatasan.

Dengan adanya kegiatan ini, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Suswa kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang berdampak langsung.

Kegiatan kerja bakti bersih-bersih gereja ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat semangat gotong royong sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan Papua Barat Daya.

Sumber: Pen Yonif 763/SBA