Satgas Yonif 643/Wns Gagalkan Peredaran Ganja di Perbatasan Mosso
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 643/Wns amankan pemuda bawa ganja 100 gram di Mosso, Jayapura. TNI tegaskan komitmen jaga perbatasan aman dan bebas narkoba.
MOSSO, JAYAPURA — TOPIKPUBLIK.COM — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Papua Nugini (PNG), Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Statis Yonif 643/Wns kembali mencatat prestasi gemilang.
Kali ini, personel Pos Mosso berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada Rabu (12/11/2025).
Aksi penggagalan tersebut bermula saat personel Pos Mosso melaksanakan kegiatan sweeping rutin pada pukul 17.00 WIT di depan pos. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Mosso Letda Inf Jundi Naufal, bersama enam personel lainnya, sebagai bagian dari upaya menciptakan wilayah perbatasan yang aman, tertib, dan bebas dari ancaman kriminalitas.
Saat pemeriksaan berlangsung, petugas melihat seorang pemuda berjalan sendirian dengan gerak-gerik mencurigakan. Ketika dipanggil untuk diperiksa, pemuda tersebut justru berusaha kabur dan berlari ke arah hutan. Dengan sigap, personel Satgas yang sedang bertugas melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku. Pemuda itu kemudian dibawa ke Pos Mosso untuk dilakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan.
Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku berinisial A (17) merupakan warga Kabupaten Biak, Papua. Setelah dilakukan penggeledahan dan interogasi, pelaku akhirnya mengakui membawa narkotika jenis ganja siap edar. Barang bukti yang disita terdiri atas tiga kantong besar dan enam kantong kecil, dengan total berat sekitar 100 gram.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Satgas Yonif 643/Wns segera menyerahkan pelaku beserta barang bukti kepada pihak Kepolisian Sektor setempat untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 643/Wns, Letkol Inf Adhi Sumarno, menegaskan bahwa kegiatan sweeping yang dilakukan di seluruh jajaran pos merupakan bagian dari komitmen TNI menjaga kedaulatan negara dan keamanan masyarakat di perbatasan.
“Upaya kami di wilayah perbatasan adalah menciptakan rasa aman dan kondusif. Salah satu langkah nyata yang terus dilakukan yakni pelaksanaan sweeping rutin oleh seluruh pos, termasuk Pos Mosso yang hari ini berhasil menggagalkan penyelundupan ganja,” tutur Letkol Inf Adhi Sumarno.
Lebih lanjut, Dansatgas menambahkan bahwa wilayah perbatasan merupakan pintu gerbang negara yang sangat rawan terhadap berbagai aktivitas ilegal, seperti penyelundupan barang terlarang, peredaran narkotika, dan pelintas batas tanpa dokumen resmi. Karena itu, pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan, patroli, dan sinergi bersama aparat kepolisian dan instansi terkait lainnya.
Dengan keberhasilan ini, Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 643/Wns kembali menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan.
Aksi cepat dan tegas personel TNI tidak hanya menggagalkan peredaran narkoba, tetapi juga menjadi bukti nyata hadirnya negara di garis terluar NKRI.
Langkah ini sekaligus menjadi pesan kuat bagi seluruh masyarakat, terutama generasi muda Papua, untuk menjauhi narkoba dan turut menjaga keamanan di tanah perbatasan demi terwujudnya Papua yang damai, maju, dan bermartabat.

Sumber: Pen Yonif 643/WNS
Editor: Thab212























