Pelatihan Pengurus Koperasi Desa Siak Resmi Dibuka
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Siak resmi dibuka Wakil Bupati Siak Syamsurizal di Hotel Grand Royal Siak. Diikuti 262 peserta dari tiga angkatan, pelatihan ini bertema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2025” dan bertujuan memperkuat kompetensi pengurus koperasi agar lebih profesional, transparan, dan mampu mendorong ekonomi desa.
TOPIKPUBLIK.COM – Upaya memperkuat kualitas dan kapasitas pengelolaan koperasi di tingkat akar rumput mulai menunjukkan langkah nyata di Kabupaten Siak. Hal ini ditandai dengan dibukanya Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Siak Angkatan Pertama, yang secara resmi dimulai di Hotel Grand Royal Siak, Selasa, 18 November 2025.
Pelatihan strategis ini mengusung tema besar “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2025”, sebuah gagasan yang menegaskan pentingnya membangun sumber daya manusia berkualitas sebagai fondasi utama penguatan koperasi desa dan kelurahan. Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, yang hadir memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta.
Program peningkatan kapasitas ini berlangsung selama lima hari, mulai 18 hingga 22 November 2025. Total terdapat 262 peserta yang tergabung dalam tiga angkatan pelatihan. Seluruh peserta merupakan para pengurus KDKMP dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Siak yang diharapkan menjadi garda terdepan dalam penguatan ekonomi rakyat berbasis koperasi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syamsurizal menegaskan bahwa pertumbuhan koperasi yang semakin masif di Kabupaten Siak harus diikuti dengan peningkatan kualitas pengurusnya. Ia menilai kompetensi sumber daya manusia menjadi kunci hadirnya koperasi yang profesional, kompetitif, dan mampu bersaing dengan badan usaha modern lainnya.
“Banyaknya koperasi yang tumbuh saat ini tentu harus diiringi dengan peningkatan kapasitas dan kompetensi pengurus agar koperasi mampu bersaing dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Syamsurizal menekankan bahwa SDM koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel adalah pondasi untuk membangun kepercayaan publik. Apalagi, di era digital saat ini, koperasi dituntut adaptif terhadap perubahan teknologi, pola pasar, serta dinamika kebutuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Saya berharap pelatihan ini membuat individu kita benar-benar profesional. Dengan adanya intervensi dan dukungan langsung dari pemerintah pusat ke daerah, koperasi ini berpeluang menjadi besar. Tinggal bagaimana bapak dan ibu mengelolanya dengan baik dan maksimal,” ucap Wabup.
Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan kesungguhan penuh. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap arahan pemerintah pusat akan membantu pengurus KDKMP menjalankan program koperasi sesuai standar nasional dan kebutuhan masyarakat.
“Tolong serius mengikuti pelatihan ini. Tanyakan betul seperti apa keinginan pusat untuk daerah dan koperasi, sehingga bapak-ibu dapat melaksanakan tugas sesuai yang diharapkan. Minimal, bagi kami di kabupaten, ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membangkitkan ekonomi kampung, dan memperkuat daya beli warga,” tegasnya.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap terbentuknya pengurus koperasi yang visioner, inovatif, dan mampu menjadi lokomotif penggerak ekonomi desa, sehingga keberadaan KDKMP benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2025.
























