Babinsa Sragen Bantu Petani Bersihkan Gulma dan Sulam Padi

Babinsa Koramil 07/Ngrampal Sragen turun ke sawah bantu petani bersihkan gulma dan sulam padi demi dukung ketahanan pangan nasional.

Babinsa Sragen Bantu Petani Bersihkan Gulma dan Sulam Padi
Babinsa Koramil 07/Ngrampal Sragen Turun Sawah, Bersihkan Gulma dan Lakukan Penyulaman Padi Demi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

TOPIKPUBLIK.COM – SRAGEN – Senin (11/08/2025), Serka Sugiyono, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Bandung, Koramil 07/Ngrampal, Kodim 0725/Sragen, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian. Dengan penuh semangat, ia turun langsung ke area persawahan di Dukuh Kretek, Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, untuk membantu petani membersihkan gulma sekaligus melakukan penyulaman padi. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam mendukung program pemerintah guna mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Serka Sugiyono menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari peran Babinsa sebagai garda terdepan pendamping masyarakat di wilayah desa binaan. Menurutnya, peningkatan produktivitas padi tidak hanya ditentukan oleh pemupukan dan pengairan, tetapi juga oleh perawatan intensif seperti pengendalian gulma dan penyulaman.

“Kami, sebagai Babinsa, berkewajiban hadir membantu masyarakat, termasuk para petani, agar hasil panen bisa maksimal. Dengan membersihkan gulma dan melakukan penyulaman padi, harapan kami hasil panen meningkat, sehingga kesejahteraan petani juga ikut terangkat,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sugiyono bersama para petani bahu-membahu mencabut gulma yang tumbuh liar di sela-sela tanaman padi. Gulma dikenal sebagai musuh utama tanaman pangan karena menyerap nutrisi, menghambat pertumbuhan, dan menurunkan produktivitas sawah. Selain membersihkan gulma, ia juga membantu proses penyulaman padi, yaitu mengganti tanaman padi yang mati, layu, atau tumbuh tidak normal dengan bibit baru yang sehat.

Parji, salah seorang petani setempat yang menerima bantuan tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya. Menurutnya, pendampingan dari Babinsa tidak hanya memudahkan pekerjaan, tetapi juga memberikan motivasi lebih bagi para petani untuk terus merawat sawah mereka dengan baik.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Bapak Babinsa. Gulma-gulma yang sebelumnya mengganggu sudah dibersihkan, tanaman padi yang mati pun diganti dengan bibit baru. Semoga panen nanti bisa lebih melimpah,” ucap Parji penuh harap.

Kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi para petani di Sragen untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras, yang merupakan komoditas strategis nasional.