SOIna Indonesia Raih 11 Medali di Special Olympics Asia Pacific 2025, Atlet Kampar Ikut Sumbang Prestasi
Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) sukses meraih 11 medali pada Special Olympics Asia Pacific Badminton Competition 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dua atlet asal Kampar, Riau, yakni Fitra Ramadhan dan Harianto Febrian, ikut menyumbang tiga medali perunggu, menjadi kebanggaan daerah sekaligus Indonesia.
TOPIKPUBLIK.COM – PEKANBARU – Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) kembali menorehkan catatan emas dalam sejarah olahraga inklusif. Pada ajang Special Olympics Asia Pacific Badminton Competition 2025 yang berlangsung di Stadium Juara, Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Malaysia, 17–20 September 2025, tim Merah Putih sukses membawa pulang 11 medali internasional yang terdiri dari 3 perak dan 8 perunggu.
Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan atlet disabilitas intelektual yang berdaya saing tinggi di kancah Asia Pasifik.
Kontribusi Atlet Kampar Jadi Sorotan
Dari sederet capaian tersebut, dua atlet asal Kabupaten Kampar, Riau, yakni Fitra Ramadhan dan Harianto Febrian, berhasil menyumbangkan tiga medali perunggu. Mereka tampil gemilang pada nomor tunggal putra serta ganda putra, meski menghadapi persaingan ketat dari atlet tuan rumah dan negara-negara kuat lainnya di Asia Pasifik.
Adapun medali perak Indonesia diraih lewat nomor tunggal putri Hetda Lena, ganda putri pasangan Hetda Lena–Nurul Izati, serta ganda putri Nurhaliza–Risalah Nanda Habibah. Sementara tambahan medali perunggu datang dari nomor tunggal putri Nurhaliza, tunggal putri Nurul Izati, tunggal putra Nouval Fathir Alcaesar, tunggal putra Rizky Ramadani, serta ganda putra Nouval Fathir Alcaesar–Abdull Jabbaar Kareem.
Kebanggaan untuk Kampar dan Indonesia
Ketua SOIna Kabupaten Kampar, Yusneli, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, perjuangan para atlet bukan hanya sekadar mengukir prestasi, tetapi juga membuktikan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk mengharumkan nama bangsa.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan pencapaian ini. Terutama kontribusi Fitra Ramadhan dan Harianto Febrian yang berhasil menyumbangkan tiga medali perunggu. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi Kampar sekaligus Indonesia,” ujar Yusneli, Minggu (21/9/2025).
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kampar, khususnya Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, dan Wakil Bupati Kampar, Misharti, yang konsisten memberikan perhatian kepada atlet-atlet disabilitas.
“Kami berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang selalu memberi motivasi dan dukungan penuh, sehingga atlet SOIna bisa tampil maksimal di level internasional,” tambahnya.
Dukungan Penuh Pemerintah dan DPRD Kampar
Tak hanya dari pemerintah daerah, dukungan juga datang dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kampar, Eko Sutrisno, bahkan turut hadir langsung di Malaysia untuk memberikan semangat kepada para atlet.
Ia menilai keberhasilan Fitra dan Harianto menjadi momentum penting bagi kebangkitan atlet disabilitas intelektual di Kampar. Menurutnya, torehan medali ini bukan hanya pencapaian olahraga, tetapi juga simbol kesetaraan dan motivasi bagi generasi muda penyandang disabilitas untuk terus berkarya.
“Keberhasilan mereka harus menjadi inspirasi. Ini bukti nyata bahwa atlet-atlet disabilitas memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama daerah dan bangsa,” tegas Eko.
Makna Lebih dari Sekadar Medali
Capaian 11 medali di ajang Special Olympics Asia Pacific Badminton Competition 2025 bukan hanya mengukuhkan prestasi Indonesia di pentas internasional, tetapi juga memperlihatkan kuatnya komitmen bangsa dalam mendukung olahraga inklusif. Bagi masyarakat Riau, khususnya Kampar, prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus membina dan mendukung atlet disabilitas agar semakin banyak lahir juara-juara baru dari daerah.























